Ciri-ciri fisik nyamuk:

  • Nyamuk dewasa berukuran panjang 3-6 mm, langsing, tungkai panjang, dan sayap sempit.
  • Kepala agak membulat, hampir seluruhnya diliputi oleh sepasang mata majemuk yang hampir bersentuhan.
  • Nyamuk betina bagian mulutnya panjang.
  • Nyamuk jantan bagian antenanya memiliki banyak bulu.
  • Nyamuk jantan tidak menghisap darah tetapi menghisap madu atau cairan tumbuhan.

Nyamuk Jantan

 

 

Nyamuk Siklus HidupSikus Hidup Nyamuk

  • Telur, induknya meletakkan telur-telur di tempat yang berair dan lembap dan biasanya akan menetas menjadi larva dalam waktu sekitar 48 jam.
  • Larva, habitat di dalam air dan bila pada waktunya akan ke permukaan air untuk mengambil nafas. Larva nyamuk akan berganti kulit (molting) sekitar 4x (empat kali) dan ukurannya akan semakin besar. Pertumbuhan dari larva menjadi pupa membutuhkan waktu sekitar 8-10 hari.
  • Pupa, fase ini adalah fase istirahat dan nyamuk tidak membutuhkan makanan. Pada fase ini juga mulai membentuk alat tubuh nyamuk seperti: sayap, kaki dan alat kelamin. Fase ini membutuhkan waktu 1-2 hari.
  • Nyamuk Dewasa, biasanya perkawinan terjadi sekitar 24-48 jam setelah mereka menjadi nyamuk dewasa (terbang). Nyamuk jantan berusia sekitar 1 minggu sedangkan nyamuk betina berusia sekiyar1-2 bulan.

 

Nyamuk Penular Penyakit:

  • Nyamuk Aedes AegyptiAedes Aegypti Penyakit Demam Berdarah.
    • Sangat menyukai wadah air buatan manusia yang terdapat di dalam dan di dekat bangunan.
    • Dapat bertelur sebanyak 50-200 butir dan akan menetas dalam beberapa jam. Dalam keadaan kering telur dapat bertahan sampai 3 bulan.
    • Jarak terbang antara 50-100 m namun dengan bantuan angin bisa mencapai 800m.
    • Aktif menghisap darah pada siang hari antara Pukul 07.00-11.00 dan Pukul 16.00-18.00.

 

 

  • Aedes Albopictus Penyakit Chikungunya. Lebih menyukai wadah air yang alamiah yang ada di luar bangunan.

 

 

  • Nyamuk CulexCulex Quingefasciatus menularkan penyakit Filariasis (Penyakit Kaki Gajah).
    • Menyenangi genangan air yang keruh.
    • Populasinya akan sangat meningkat selama masa periode musim panas dimana saluran air limbah tersumbat dan tidak dapat mengalir.

 

 

 

 

  • Nyamuk AnophelesAnophelesà Penyakit Malaria

 

 

 

 

 

 

 

 

 

nyamuk kaki gajah

Lalat adalah serangga anggota Ordo Diptera (serangga yang dapat terbang) yang ditandai dengan memiliki sepasang sayap untuk terbang dan sepasang sayap lainnyan tidak berkembang. Diperkirakan ada lebih dari 85.000 spesies lalat di bumi ini. Adapun ciri-ciri lalat secara umum adalah sebagai berikut:

Lalat 0 Trans

  • Mempunyai sepasang sayap. Sayap belakang tereduksi menjadi “Halter”yang berfungsi sebagai alat kemudi.
  • Memiliki mata majemuk. Lalat jantan memiliki mata yang lebih besar dan sangat berdekatan satu sama lain.
  • Antena pendek (3 ruas)
  • Mulut menusuk – menghisap.
  • Tubuh lalat betina biasanya lebih besar dari lalat jantan.
  • Larva tidak mempunyai tungkai dan bagian kepala meruncing.
  • Pupa berbentuk silinder dan tidak bergerrak.
  • Telur berukuran ± 1 mm berbentuk mirip pisang dan berwarna putih kekuningan.
  • Mengalami metamorsosis sempurna.
  • Telur diletakkan dalam media yang dapat menjadi tempat perindukan larva.
  • Larva makan dengan rakus.
  • Mengalami 4 (empat) kali pergantian kulit (Molting).
  • Stadium larva bisa beberapa hari atau minggu tergantung suhu, kualitas makanan, dan jenis lalat.
  • Stadium pupa juga bisa beberapa hari atau minggu.

Habitat dan Perilaku Lalat

  • Larva berkembang terbatas di media tempat makanan (Kompos, sampah untuk lalat rumah).
  • Lalat dewasa aktif bergerak.
  • Daya jelajah umumnya ± 50 m dari tempat perindukannya dalam keadaan terpaksa bisa terbang lebih jauh lagi.
  • Daya jelajah dipengaruhi oleh: Ketersediaan makanan, kelembapan dan adanya tempat bertelur yang aman, kecepatan angin, bau/aroma, serta cahaya.
  • Habitat lalat pra dewasa pada tempat yang cukup banyak bahan organic yang sedang mengalami proses pembusukan seperti sampah organic dan basah.
  • Lalat dewasa juga menyukai sampah organic namun karena daya jelajahnya yang lebih luas sehingga dapat memasuki rumah atau tempat manusia beraktivitas.
  • Peningkatan populasi tergantung musim dan kondisi iklim dan ketersediaan tempat berkembang biak yang cocok.

Beberapa jenis lalat yang penting, antara lain:

  • Lalat Rumah (Musca Domestica)                                 . Lalat Hijau (Calliporidae)

Lalat Musca Trans                                                 Lalat Hijau Trans

  • Lalat Buah  (Drosophilidae)                                           .             Lalat daging (Sarcophagidae).

Lalat Buah                                            Lalat Daging

         

Siklus Hidup Lalat:

Lalat Siklus Hidup

Pada umumnya terdiri dari 4 fase, yakni sbb:

  • Telur, dalam sekali bertelur induk betina mampu menghasilkan 75-150 telur. Telur-telur tersebut biasanya diletakkan di tempat-tempat yang hangat, misalnya: timbunan sampah. Biasanya akan menetas dalam waktu 12-24 jam.
  • Larva, biasanya akan bertumbuh di kotoran yang basah dan tumbuhan yang busuk dan dalam waktu 4-7 hari akan masuk stadium pupa.
  • Pupa, berbentuk lonjong dan berwarna coklat tua dan masa ini berkisar 4-5 hari.
  • Dewasa, umur lalat biasanya berkisar antara 2-3 minggu namun dalam kondisi yang sibuk dapat mencapai 3 (tiga) bulan. Lalat tidak kuat terbang menentang arah angin namun mampu terbang sejauh 1 (satu) Km. Dalam waktu 3-4 hari lalat betina mampu menghasilkan telur s/d 500 butir.

Kecoa Kind Of CockroachKecoa merupakan serangga yang terdapat hampir di seluruh dunia karena mampu beradaptasi dengan lingkungan disekitarnya. Pengenalan dan pengetahuan tentang kecoa sangat penting artinya dalam kesehatan lingkungan karena dapat mengganggu kenyamanan hidup manusia dan dapat menularkan penyakit. Kecoa adalah jenis serangga Omnivora (pemakan segala), aktif di malam hari, dan biasa hidup dekat sumber makanan, air, dan tempat yang lembab.

Kecoa Kind Of Ootecha

 

Perkembangbiakkan kecoa sangat cepat sehingga relatif sulit dilakukan pengendaliannya. Beberapa hal yang perlu diketahui untuk pengendalian kecoa adalah:

  • Siklus Hidup - Infromasi tentang berapa lama kecoa hidup dan jumlah telur yang dihasilkan.
  • Kebiasaan - Segala sesuatu yang dilakukan kecoa selama hidup.
  • Habitat - Tempat dimana kecoa hidup dan berkembang biak.

 

Kecoa Siklus Hidup

Siklus hidup dari kecoa :

Telur kecoa terletak dalam semacam kantung yang disebut dengan Ootecha. Telur-telur tersebut akan menetas menjadi nimpa yang akan mengalami beberapa kali fase dan proses pergantian kulit (molting). Saat pergantian kulit tersebut awalnya kecoa berwarna putih untuk kemudian beberapa saat kemudian kembali menjadi warna aslinya. 

 

 

Jenis-jenis kecoa yang sering dijumpai sebagai hama di rumah atau gedung adalah:

  Kecoa German BlatellaKecoa Jerman (Blatella Germanica)

  • Ukuran panjang serangga dewasa 12-15 mm
  • Warna coklat dengan 2 strip gelap pada bagian kepala. Panjang sayap sama dengan panjang tubuhnya.
  • Betina selalu membawa Ootecha (Kapsul Telur) sampai tiba waktunya menetas.
  • Serangga dewasa mampu hidup 100-200 hari.

 

 

Kecoa Germa Blatella Egg

  • Kapsul Telur berwarna coklat kekuningan, panjang 6-9 mm, panjang sekitar 2x dari lebarnya,  dan akan menetas setelah berumur ± 1 bulan. Selama masa hidupnya rata-rata betina mampu memproduksi 5 Ootecha.
  • Satu Ootecha (kapsul telur) berisi 30-40 telur.
  • Telur menetas menjadi Nympha. Perkembangan Nympha  sampai serangga dewasa memerlukan 6 minggu s/d 6 bulan dengan 5-7 kali pergantian kulit (Molting).

 

 

Kebiasaan

Kecoa jenis ini biasa hidup bergerombol pada tempat-tempat yang gelap, lembap, celah, dan retakan-retakan yang kecil. Aktif pada malam hari, pada siang hari selalu berada pada tempat-tempat yang tersembunyi.

 

Habitat

Kecoa jenis ini sering ditemukan pada tempat-tempat sumber makanan, seperti: dapur, sumber air, tempat hangat dan lembap, celah-celah meja, kursi, tumpukan-tumpukan kertas. Celah dan retakan yang dekat dengan sumber makanan dan air adalah tempat hidup yang sangat baik untuk kecoa ini. Instar Nympha pertama hanya memerlukan celah 1 mm saja sedangkan serangga dewasa memerlukan celah 5 mm.

Kecoa Amerika (Americana Periplaneta) 

Kecoa America Periplaneta

  • Ukuran panjang serangga dewasa 35-40 mm
  • Warna coklat kemerahan mengkilat dengan tanda kuning pada bagia atas pronotum.
  • Betina memiliki sayap yang panjangnya sama dengan tubuhnya sedangkan yang jantan sayapnya lebih panjang dari tubuhnya.
  • Betina membawa Ootecha (Kapsul Telur) hanya 1-2 haru kemudia diletakkan pada tempat yang dekat dengan sumber makanan.
  • Serangga dewasa mampu hidup 1-2 tahun.
  • Kapsul Telur berwarna coklat kemerahan, panjang 8-10 mm dan akan menetas setelah berumur ± 1-3 bulan.
  • Satu Ootecha (kapsul telur) berisi 16 telur.
  • Telur menetas menjadi Nympha. Perkembangan Nympha  sampai serangga dewasa memerlukan 6-12 bulan dengan ± 13 ganti kulit (Molting).

Kebiasaan

Kecoa jenis ini biasa hidup bergerombol pada tempat-tempat yang gelap dan lembap, aktif pada malam hari, pada siang hari selalu berada pada tempat-tempat yang tersembunyi.

 

Habitat

Kecoa jenis ini sering ditemukan pada lubang-lubang pipa, tempat pembuangan air kotor, tempat hangat dan lembap, dan tempat-tempat sampah.

 

 

Kecoa Amerika sebagai bahan Kosmetik??

Pernahkah anda membayangkan bahwa kecoa amerika dijadikan sebagai bahan kosmetika. Info lebih lanjut Klik Di sini

Who's Online

We have 64 guests and no members online

JSN Decor template designed by JoomlaShine.com