Pengendalian hama rayap dengan sistem lama hanya mempergunakan barrier system sebagai benteng/pertahanan terhadap serangan rayap (kasta pekerja). Dengan adanya barrier system ini diharapkan kasta pekerja tidak dapat masuk ke dalam bangunan. Jadi tujuan dari barrier system adalah suatu upaya menghalangi ruang lingkup kehidupan rayap dalam bangunan. Namun pada kenyataannya barrier tersebut sering kali tidak dapat terbentuk sempurna sesuai dengan yang diharapkan sehingga memungkinkan rayap untuk tetap dapat masuk kembali ke dalam bangunan. Selain itu sistem tersebut pada dasarnya hanya “mengendalikan” – “bukan memusnahkan” – sehingga koloni rayap tersebut sebenarnya tetap hidup (eksis) di bawah tanah walaupun ada barrier racun diatasnya. Dengan melihat kelemahan dari sistem lama tersebut maka para pakar di bidang rayap berusaha menciptakan sistem pengendalian rayap yang jauh lebih baik.

Sistem umpan (baiting system) tercipta guna memperbaiki kelemahan dari barrier system. Umpan yang dipergunakan dalam sistem ini biasanya dikemas dalam bentuk dan rasa yang disukai oleh rayap. Di dalam umpan ini di-infiltrasikan-kan suatu hormon tertentu yang bila termakan oleh rayap (serangga) akan menghambat pertumbuhan kulit dari kasta pekerja (insect skin growth regulator). Setiap bulan secara alami kasta pekerja akan berganti kulit (molting) jadi dengan mengkonsumsi umpan yang berhormon tersebut akan mengakibatkan kasta pekerja tidak bisa berganti kulit (molting) dan akhirnya mati karena terjebak dalam kulit yang lama. Sehubungan dengan sistem umpan yang bersifat Slow Killing juga dengan memanfaatkan salah satu sifat dari rayap, yakni trofalaksis (Lihat lebih detail trofalaksis) memungkinkan rayap (kasta pekerja) yang lain ikut makan umpan ini. Akhirnya kasta pekerja mati sehingga tidak ada lagi yang bertugas mencari makan dan hasil akhirnya seluruh koloni rayap akan musnah sampai dengan ratunya karena kelaparan.

 

Secara umum sistem umpan ini mempunyai 2 (dua) perangkat utama,yakni:

  • AG (Above Ground) Station

Diletakkan di jalur rayap yang aktif terutama yang ada di dalam bangunan.

  • IG (In Ground) Station

Diletakkan di halaman di sekitar rumah/bangunan yang langsung terhubung dengan tanah dengan interval jarak sekitar 4 (empat) meter.

Kelebihan dari sistem umpan ini adalah:

  • Tidak Berbau
  • Tidak Beracun
  • Tidak Merusak bangunan
  • Tuntas s/d Ratunya

 

Sistem umpan yang saat ini ada di pasaran adalah :

Sentricon Logo GifSentricon Colony Elimination System (SCES) Diproduksi oleh DOW AgroSciences – USA yang adalah perusahaan pembuat termitisida yang terkenal andalannya, yakni LENTREK.

 

Rayap Xterm LogoXterm - Defence Against Termites (Xterm) Diproduksi oleh Sumitomo Chemical – Jepang – yang juga memproduksi termitisida yang berkualitas baik, yakni WOODPRO.

Who's Online

We have 8 guests and no members online

JSN Decor template designed by JoomlaShine.com